Harga emas dunia mencapai puncak tertinggi dalam sejarah pada penutupan perdagangan kemarin (16/7), didorong oleh harapan pemotongan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve atau The Fed. Harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$2.468,57 per troy ons, naik 1,92% dibandingkan posisi sebelumnya.
Meski data penjualan ritel inti lebih kuat dari perkiraan, harga emas melonjak ke level tertinggi baru, didorong oleh indikasi dari Jerome Powell, Ketua The Fed, bahwa inflasi kembali menuju target. Powell juga mengatakan bahwa tiga pembacaan inflasi AS selama kuartal kedua tahun ini menambah keyakinan bahwa laju kenaikan harga kembali ke target The Fed secara berkelanjutan.
Harga konsumen pada kuartal kedua naik pada laju tahunan sebesar 2,1%, tidak termasuk komponen makanan dan energi yang bergejolak. Powell menambahkan bahwa The Fed tidak akan melonggarkan kebijakannya sampai mereka memiliki keyakinan yang lebih besar bahwa inflasi akan kembali stabil ke anga 2%.
Bagikan Berita Ini