Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2422.22 | High: 2469.74
Close: 2468.80 | Low: 2420.05
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2452.86
R1: 2485.68 | S1: 2435.90
R2: 2502.55 | S2: 2403.17
R3: 2535.37 | S3: 2386.30
Daily Average: 38 poin
Harga emas dunia menguat sebesar 2% sepanjang sesi perdagangan hari Selasa untuk kembali mencatatkan rekor tertinggi baru dalam sejarah di kisaran harga $2.470 per ons. Semakin kuatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga AS di bulan September mendorong pelaku pasar untuk berinvestasi di aset safe haven seperti logam mulia. Pernyataan Ketua Fed Jerome Powell pada hari Senin bahwa bank sentral kini cuku yakin inflasi berada di jalur yang tepat untuk kembali ke target ideal di angka 2% menjadi katalis utama yang menopang harapan pelaku pasar. Harga emas kemarin tetap mampu menguat meski indeks Dollar AS juga menguat setelah dirilisnya data penjualan ritel yang melaporkan angka lebih baik dari ekspektasi. Logam mulai sejauh ini telah mencatatkan kenaikan sebanyak 19% di tahun 2024, sudah melebihi kenaikan sebanyak 13% yang dicatatkan sepanjang tahun 2023 kemarin.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2468 per troy ons dan masih berpotensi melanjutkan tren bullish setelah kemarin menutup sesi di dekat level tertingginya sepanjang masa. Harga emas kini akan mencoba menguji level resistance di area 2485 yang jika ditembus dapat membuka jalan untuk kenaikan lebih tinggi mengincar level resistance kunci di area harga psikologis 2500. Di sisi lain, tingginya harga emas saat ini juga berpotensi memicu aksi profit taking yang dapat mengoreksinya turun kembali ke area 2450 yang kini menjadi level support kunci. Pergerakan di bawah area 2450 akan menambah tekanan jual dan berpotensi membawa harga emas turun lebih dalam menuju level support lanjutan di area 2435.
Bagikan Berita Ini