Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2364.18 | High: 2386.71
Close: 2371.40 | Low: 2363.18
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2373.76
R1: 2384.35 | S1: 2360.82
R2: 2397.29 | S2: 2350.23
R3: 2407.88 | S3: 2337.29
Daily Average: 28 poin
Harga emas dunia mencatatkan kenaikan pada hari Rabu, namun penguatannya masih relatif terbatasi seiring menguatnya ekuitas global lainnya di saat bersamaan. Testimoni hari kedua Ketua Fed Jerome Powell di hadapan Kongres tidak banyak memberi informasi baru selain dari yang sudah disampaikan kemarin di hadapan Senat. Powell sekali lagi menegaskan bahwa pihaknya melihat bahwa kondisi ekonomi AS sudah berada di jalur yang tepat menuju stabilitas harga dan tingkat pengangguran rendah. Pelaku pasar menilai bahwa pernyataan tersebut membuka peluang untuk pemangkasan suku bunga acuan di bulan September dan Desember. Data inflasi yang dirilis hari ini akan menjadi faktor penggerak utama di pasar mata uang dan juga komoditi. Melambatnya laju inflasi akan memperkuat prospek suku bunga yang lebih rendah dan akan mendorong penguatan aset non-bunga seperti logam mulia.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2371 per troy ons, tidak jauh dari level harian yang menunjukkan bahwa bias pergerakan cenderung netral. Data inflasi dari AS akan menjadi salah satu faktor utama penentu arah pergerakan harga emas hari ini. Hasil data lebih lemah dari ekspektasi dapat mengangkat harga emas menguji level resistance di area 2385, dan break ke atas area tersebut akan membuka jalur kenaikan mengincar area psikologis 2400. Namun sebaliknya, hasil data yang lebih kuat dari ekspektasi dapat menekan harga emas menguji level support di area 2361 yang jika ditembus dapat membawanya turun lebih dalam menuju level support kunci di area 2350.
Bagikan Berita Ini