• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2387.25 | High: 2391.15
Close: 2359.21 | Low: 2351.15

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2367.17
R1: 2383.19 | S1: 2343.19
R2: 2407.17 | S2: 2327.17
R3: 2423.19 | S3: 2303.19
Daily Average: 29 poin

Harga emas dunia melemah menjauhi level tertingginya dalam sebulan terakhir pada hari Senin akibat aksi profit taking oleh investor pasca kenaikan tajam pekan lalu. Logam mulia kemarin mencatatkan penurunan sebesar 1% lebih sepanjang sesi perdagangan seiring pelaku pasar mengalihkan modalnya ke pasar ekuitas. Bursa saham Nasdaq dan SP500 kemarin mencatatkan rekor tertinggi baru yang menunjukkan besarnya minat investor terhadap aset yang lebih berisiko. Meski demikian, analis ekonomi memprediksi bahwa pelaku pasar akan segera kembali ke aset safe haven jika data inflasi yang dirilis pekan ini menunjukkan angka yang lebih rendah. Namun sebelum itu, perhatian pelaku pasar hari ini dan besok akan tertuju pada Ketua Fed Jerome Powell yang akan memberikan testimoni di hadapan Senat dan Kongres tentang hasil kinerja bank sentral sepanjang semester pertama 2024.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2360 per troy ons dan kini berada di zona netral setelah penurunan tajam kemarin menghapuskan momentum bullish dari faktor fundamental pekan lalu. Di sisi atasnya, area 2367 kembali menjadi level resistance yang perlu diatasi harga emas jika ingin kembali ke jalur bullish dan mengincar resistance di area 2378 hingga area kunci 2390. Sementara di sisi bawahnya, area 2350 akan menjadi level support kunci yang jika ditembus dapat menambah tekanan bearish dan membawa harga emas turun lebih dalam menuju level support kunci di area 2337. Testimoni Ketua Fed Jerome Powell di hadapan Senat berpotensi menjadi salah satu faktor penentu arah pergerakan harga emas untuk hari ini.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?