• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Komentar Jerome Powell tentang Kondisi Ekonomi Global dan Harga Emas

Pada hari perdagangan ini, harga emas global menunjukkan penurunan seiring dengan penantian rilis catatan pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Amerika Serikat minggu ini. Investor juga menunggu indikasi tentang arah kebijakan suku bunga yang akan disampaikan oleh Jerome Powell, kepala The Fed, dalam pidatonya minggu ini.

Menurut data dari CNBC, harga emas global di pasar spot adalah US$2.323,65 per troy ons, turun 0,1% pada perdagangan Senin (1/7) pukul 06.00 WIB. Biasanya, menjelang rilis catatan FOMC, pasar akan menjadi lebih fluktuatif karena ketidakpastian yang ditimbulkan oleh The Fed, membuat investor lebih berhati-hati. Catatan FOMC diperkirakan akan dirilis pada Kamis (4/7).

Sejauh ini, terkait suku bunga The Fed, dot plot terbaru menunjukkan bahwa pembuat kebijakan hanya memperkirakan satu kali penurunan suku bunga pada tahun ini dan empat kali penurunan pada tahun 2025. Jerome Powell, yang akan berpartisipasi dalam Diskusi Panel Kebijakan oleh Forum Bank Sentral Eropa (ECB) tentang Perbankan Sentral 2024 di Sintra, Portugal, diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kebijakan suku bunga saat ini.

Penting untuk memperhatikan komentar Powell tentang kondisi ekonomi global saat ini dan prospek kebijakan moneter The Fed di masa depan, terutama sekarang ini yang sudah memasuki semester II/2024 dan semakin dekat dengan pemilihan presiden AS.

Pada akhir pekan, Jumat (5/7), ada data penting dari AS yang masih terkait dengan pasar tenaga kerja, yaitu jumlah pekerjaan tercatat selain pertanian atau Non Farm Payroll (NFP) dan tingkat pengangguran. Menurut Trading Economic, NFP diperkirakan akan turun menjadi 180.000 pekerjaan pada Juni 2024 dari 272.000 pekerjaan pada bulan sebelumnya. Sementara itu, tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap 4%.

Jika data pasar tenaga kerja yang akan dirilis awal pekan ini sesuai dengan ekspektasi, ini akan memberikan harapan pada kebijakan bank sentral AS yang lebih baik terhadap prospek suku bunga. Sebaliknya, jika pasar tenaga kerja masih tetap ketat, maka tren higher for longer masih akan bertahan.

CNBC

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?