• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2321.77 | High: 2334.75
Close: 2334.51 | Low: 2317.78

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2329.01
R1: 2340.25 | S1: 2323.28
R2: 2345.98 | S2: 2312.04
R3: 2457.22 | S3: 2306.31
Daily Average: 29 poin

Harga emas dunia menguat sepanjang hari Senin dan menutup sesi perdagangan di dekat level tertinggi harian seiring melemahnya indeks Dollar AS yang mendorong pembelian logam mulia. Penguatan harga emas juga ditopang oleh aksi bargain hunting dari pelaku pasar memanfaatkan harga yang relatif rendah pasca penurunan pekan lalu. Perhatian pelaku pasar pekan ini akan tertuju pada laporan indeks harga konsumsi personal yang merupakan data inflasi terakhir untuk bulan ini. Data tersebut merupakan salah satu indikator inflasi favorit Federal Reserve dan dapat memberi gambaran arah kebijakan bank sentral AS tersebut untuk bulan berikutnya. CME Fed Watch Tool masih memberikan probabilitas sebesar 66% untuk prediksi pemangkasan suku bunga AS di bulan September. Prospek suku bunga yang lebih rendah biasanya akan berdampak positif pada permintaan aset non-bunga seperti emas.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2334 per troy ons dan berada di jalur bullish setelah mampu kembali ke atas indikator Moving Average 100 pada timeframe 4 jam. Area 2340 akan menjadi target kenaikan terdekat sekaligus level resistance yang perlu diatasi harga emas jika ingin melanjutkan kenaikan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area kunci 2350. Di sisi bawahnya, indikator MA100 yang sebelumnya menjadi resistance kini akan bertindak sebagai level support sekaligus batas bawah skenario bullish. Break ke bawah indikator MA100 dapat membawa harga emas turun menguji level support di area 2320 yang jika ditembus dapat menekan harga emas lebih dalam hingga level support kunci di area 2310.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?