Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2329.62 | High: 2365.57
Close: 2360.15 | Low: 2327.82
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2351.18
R1: 2374.54 | S1: 2336.79
R2: 2388.93 | S2: 2313.43
R3: 2412.29 | S3: 2299.04
Daily Average: 27 poin
Harga emas menguat sebesar 1% lebih pada hari Kamis untuk menutup sesi perdagangan di dekat level tertingginya dalam dua pekan terakhir. Hasil data ekonomi yang kemarin dirilis dari Amerika Serikat kembali melaporkan angka yang lebih lemah dari ekspektasi untuk sektor penjualan rumah dan juga manufaktur di daerah Philadelphia. Melambatnya pertumbuhan ekonomi AS seperti ditunjukkan oleh data-data yang dirilis beberapa pekan terakhir membuat pelaku pasar kembali beropini bahwa Federal Reserve perlu mempertimbangkan untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Prospek akan adanya suku bunga yang lebih rendah membuat investor kembali melirik aset non-bunga seperti logam mulia yang juga merupakan safe haven di tengah kondisi geopolitik global yang masih tidak menentu.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2360 per troy ons dan berada dalam bias bullish dengan level tertingginya kemarin di area 2366 menjadi resistance yang akan diuji. Jika mampu bergerak stabil di atas area 2366, maka harga emas akan mendapat dorongan untuk melanjutkan tren bullish mengincar level resistance di area 2377 atau bahkan hingga level tertingginya dua pekan lalu di area 2388. Di sisi lain, rally harga emas yang cukup panjang kemarin berpotensi memicu aksi profit taking menjelang akhir pekan yang dapat mengoreksinya turun ke level support kunci di area 2350. Break ke bawah area kunci tersebut dapat membawa harga emas turun lebih dalam menuju level support lanjutan di area 2337.
Bagikan Berita Ini