• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Konflik Timur Tengah dan Dampaknya terhadap Harga Minyak Mentah

Nilai minyak mentah Brent berjangka mengalami peningkatan seiring dengan pendekatan tank-tank milik Israel ke Gaza. Di sisi lain, minyak mentah berjangka Amerika Serikat mengalami penurunan seiring dengan kemungkinan bertambahnya stok minyak. 

Dilansir oleh CNBC dalam perdagangan hari Kamis (20/6), harga minyak mentah Brent mencapai US$85,11 per barel, naik sedikit 0,05% dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Sedangkan harga minyak mentah Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI), turun 0,25% menjadi US$81,37 per barel.

Pasukan Israel yang didukung oleh tank, pesawat tempur dan drone, bergerak lebih dalam ke kota Rafah di Jalur Gaza pada hari Rabu, menewaskan delapan orang, menurut penduduk dan petugas medis Palestina.

Perang yang semakin meningkat di Timur Tengah mendukung harga minyak karena konflik yang lebih luas dapat mengganggu pasokan minyak dari wilayah tersebut. Sementara itu, minyak mentah WTI mengalami penurunan menjelang laporan stok minyak pemerintah AS, yang tertunda satu hari karena hari libur nasional.

Badan Informasi Energi (EIA) akan merilis data stok minyak minggu lalu pada pukul 11.00 EDT (15.00 GMT) pada hari Kamis. Sebuah laporan industri yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan stok minyak mentah AS naik 2,264 juta barel dalam pekan yang berakhir 14 Juni, menurut sumber pasar, mengutip angka American Petroleum Institute, sementara persediaan bensin turun.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?