Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2337.76 | High: 2351.90
Close: 2343.16 | Low: 2322.68
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2339.25
R1: 2355.81 | S1: 2326.59
R2: 2368.47 | S2: 2310.03
R3: 2385.03 | S3: 2297.37
Daily Average: 26 poin
Harga emas dunia sempat menyentuh level terendahnya dalam tiga pekan pada hari Kamis, namun kemudian mampu memantul naik dan menutup sesi perdagangan di atas harga pembukaan harian. Melemahnya indeks Dollar AS sepanjang hari kemarin membuat logam mulia menjadi relatif lebih murah sehingga mendorong pembelian dari investor pemegang mata uang lain. Data ekonomi yang kemarin dirilis dari Amerika Serikat juga ikut menopang harga emas setelah melaporkan pelambatan pertumbuhan ekonomi di pertengahan kuartal. Data lain yang dirilis di waktu yang berdekatan juga memberi nada yang sama dengan laporan penurunan jumlah transaksi jual-beli yang terjadi di sektor properti. Selanjutnya, pelaku pasar hari ini akan berfokus pada laporan indeks harga konsumsi personal yang merupakan salah satu indikator inflasi dan dapat mempengaruhi kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2344 per troy ons dan berada dalam bias bullish jangka pendek berdasarkan pergerakannya di atas level pivot harian. Area 2355 akan menjadi target kenaikan sekaligus level resistance terdekat yang perlu diatasi harga emas untuk menopang kenaikan lebih tinggi mengincar level resistance kunci di area 2365. Skenario bullish ini akan gagal jika harga emas berbalik turun melewati level pivot harian yang akan mengembalikan harga emas ke jalur bearish dengan target jangka pendek menguji area support 2326. Break ke bawah area support tersebut akan memicu tekanan bearish yang lebih kuat dan berpotensi membawa harga emas turun makin dalam menguji level support lanjutan di area 2315.
Bagikan Berita Ini