Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2379.73 | High: 2383.77
Close: 2328.66 | Low: 2327.06
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2346.50
R1: 2365.93 | S1: 2309.22
R2: 2403.21 | S2: 2289.79
R3: 2422.64 | S3: 2252.51
Daily Average: 45 poin
Harga emas dunia mencatatkan penurunan sebesar 2% lebih sepanjang sesi perdagangan hari Kamis seiring menguatnya Dollar AS berkat nada hawkish dari Federal Reserve dan hasil data ekonomi yang solid. Notulen rapat moneter FOMC yang dirilis pada Kamis dini hari kemarin menunjukkan bahwa Fed tampaknya masih akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama. Data yang kemarin dirilis dari AS semakin menguatkan Dollar dengan laporan pertumbuhan aktivitas bisnis di sektor jasa dan manufaktur yang lebih baik dari ekspektasi. Kedua faktor tersebut mendorong penjualan logam mulia yang pada gilirannya menekan harga emas ke level terendahnya dalam seminggu terakhir. Pelaku pasar hari ini akan memperhatikan laporan pesanan barang tahan lama untuk sektor industri yang dapat menjadi penggerak pasar sebelum akhir pekan.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2329 per troy ons dan masih berada di bawah tekanan bearish dari faktor fundamental yang disebutkan di atas. Harga emas hari ini berpotensi melanjutkan penurunan menguji level support di area 2315. Break ke bawah area support tersebut dapat menekan harga emas turun makin dalam menuju level support kunci di area psikologis 2300. Di sisi lain, kondisi harga emas yang cukup rendah pasca penurunan tiga hari beruntun juga berpotensi menarik aksi bargain hunting yang dapat menopangnya memantul naik. Level pivot harian 2346 akan menjadi target terdekat untuk skenario kedua. Level pivot tersebut juga akan menjadi resistance yang perlu diatasi harga emas untuk mendapat momentum bullish dan melanjutkan kenaikan mengincar resistance yang lebih tinggi di area kunci 2363.
Bagikan Berita Ini