Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2250.98 | High: 2281.09
Close: 2280.68 | Low: 2246.80
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2269.52
R1: 2292.25 | S1: 2257.96
R2: 2303.81 | S2: 2235.23
R3: 2326.54 | S3: 2223.67
Daily Average: 35 poin
Harga emas dunia masih belum terbendung dan kembali mencatatkan rekor tertinggi barunya di harga $2280/troy ons pada akhir sesi perdagangan hari Selasa. Kenaikan harga emas sejauh ini masih ditopang oleh adanya prospek penurunan suku bunga oleh Federal Reserve yang mungkin akan dimulai pada bulan Juni. Data yang kemarin dirilis dari AS mendukung spekulasi tersebut dengan melaporkan angka yang tidak terlalu mengesankan untuk jumlah lowongan pekerjaan dalam sebulan terakhir. Selain itu, pembelian logam mulia belakangan ini juga meningkat terutama oleh bank sentral dari berbagai negara yang bertujuan untuk memperluas cadangan portofolio di tengah kurang stabilnya kondisi geopolitik global. Data dari World Gold Council menunjukkan bahwa China masih menjadi nomor satu di dunia baik dalam hal permintaan konsumen maupun pembelian emas oleh bank sentral.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2281/troy ons dan masih berada dalam bias bullish dengan level resistance di area 2292 berpotensi menjadi target kenaikan berikutnya. Jika mampu menembus resistance tersebut, maka harga emas akan mendapat dorongan untuk melanjutkan kenaikan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 2304 atau bahkan hingga area 2316. Sementara di sisi bawahnya, level pivot harian 2270 akan menjadi support terdekat yang menopang harga emas jika terjadi koreksi turun akibat aksi profit taking pasca rally. Pergerakan di bawah area pivot tersebut akan memberi tekanan bearish pada harga dan membawanya turun lebih dalam menuju level support lanjutan di area 2258.
Bagikan Berita Ini