• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Maret 2024: Bulan Rekor Bagi Harga Emas dengan 10 Kenaikan Tertinggi

Harga emas pada awal pekan ini kembali menguat dan mencetak rekor baru. Pada perdagangan Senin (1/4), harga emas di pasar spot menguat 0,41% menjadi US$ 2.241,55 per troy ons, mencapai level tertinggi sepanjang masa. Harga emas masih berpotensi untuk menguat atau melemah menjelang penutupan malam ini.

Pada perdagangan Kamis pekan lalu (28/3), harga emas ditutup di posisi US$ 2.232,38 per troy ons, mengalami kenaikan sebesar 1,75%. Harga penutupan kemarin bahkan mencapai level tertinggi sepanjang masa, yaitu US$ 2.200.

Selama bulan Maret 2024, harga emas telah mencetak rekor sebanyak 10 kali karena terus mengalami kenaikan. Selama pekan lalu, harga emas dunia terpantau melonjak 3,15% secara point-to-point, sementara selama sebulan terakhir, harga emas dunia sudah naik sebesar 9,26%.

Kenaikan harga emas tanpa adanya indikasi data signifikan membuat pelaku pasar bertanya-tanya. Commerzbank menyatakan bahwa tingginya kenaikan harga emas pada Maret masih menjadi misteri, terutama karena harga emas naik di tengah masih hawkishnya pernyataan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed).

Pergerakan harga emas akan mendapat tantangan dari data-data tenaga kerja AS pekan ini, di mana salah satunya yakni data penggajian non-pertanian (non-farm payroll/NFP). Pada Selasa besok, AS akan merilis pembukaan lapangan kerja JOLTS periode Februari 2024. Kemudian pada Jumat mendatang, AS juga akan merilis data penggajian non-pertanian (non-farming payroll/NFP) periode Maret 2024.

Berdasarkan perangkat CME FedWatch, trader melihat peluang 70% bahwa The Fed akan memulai siklus pelonggarannya pada pertemuan Juni.

Harga emas kembali bergairah di tengah melandainya indeks dolar AS pada hari ini. Turunnya dolar AS membuat harga emas semakin menarik karena pembeliannya dikonversi dalam dolar. Dengan dolar AS yang semakin murah, masyarakat bisa membelinya, meski harga emas saat ini masih cukup tinggi.

CNBC

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?