Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2181.31 | High: 2185.91
Close: 2163.82 | Low: 2156.94
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2168.88
R1: 2180.84 | S1: 2151.87
R2: 2197.86 | S2: 2139.92
R3: 2209.81 | S3: 2122.90
Daily Average: 32 poin
Harga emas dunia menutup sesi perdagangan hari Jumat pekan lalu dengan penurunan akibat aksi profit taking setelah sempat mencatatkan rekor tertinggi barunya pada hari Kamis. Logam mulia pekan lalu mendapat dorongan dari pernyataan pasca rapat moneter FOMC yang masih memproyeksikan adanya pemangkasan suku bunga paling tidak tiga kali sebelum akhir tahun ini. Meski demikian, belum adanya kepastian kapan Fed akan mulai memangkas suku bunga membuat rally harga emas kurang mampu bertahan lama. CME Fed Watch Tool kini memberikan probabilitas sebesar 72% untuk pemangkasan suku bunga di bulan Juni, naik dari angka 65% sebelum rapat FOMC. Beberapa data ekonomi dari AS yang dirilis pekan ini akan menjadi perhatian pelaku pasar berikutnya dengan sorotan utama tertuju pada laporan Produk Domestik Bruto serta indeks harga konsumsi personal.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2165/troy ons dan sementara ini masih berada dalam bias bearish selama bergerak di bawah level pivot harian. Area 2152 akan menjadi level support terdekatnya hari ini yang jika ditembus dapat memicu penurunan lebih dalam menuju level support lanjutan di area 2140. Di sisi lain, harga emas saat analisis ini ditulis tampak mencoba mengatasi level pivot harian untuk kembali mendapat dorongan bullish. Area 2180 akan menjadi target kenaikan terdekat untuk skenario bullish sekaligus level resistance yang jika ditembus dapat menopang kenaikan harga emas lebih tinggi mengincar area 2195.
Bagikan Berita Ini