• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2174.60 | High: 2177.04
Close: 2162.24 | Low: 2152.87

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2164.05
R1: 2175.23 | S1: 2151.06
R2: 2188.22 | S2: 2139.88
R3: 2199.40 | S3: 2126.89
Daily Average: 27 poin

Harga emas dunia menutup sesi perdagangan hari Kamis dengan penurunan akibat tekanan dari indeks Dollar AS yang menguat berkat data ekonomi. Data yang kemarin dirilis dari AS melaporkan adanya kenaikan laju inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi di tingkat produsen pada bulan Februari. Di saat bersamaan, indeks penjualan ritel untuk bulan Februari juga dilaporkan kembali ke angka positif meski masih di bawah ekspektasi setelah sempat berada di zona negatif pada bulan sebelumnya. Hasil positif dari beberapa data yang dirilis pekan ini dapat mempengaruhi bank sentral AS untuk mempertahankan suku bunga di level yang tinggi dalam waktu yang lebih lama. Meski demikian, survey Fed Watch Tool menunjukkan bahwa 60% pelaku pasar tampak masih meyakini bahwa suku bunga akan dipangkas di bulan Juni.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2162/troy ons dan bergerak di bawah level pivot harian yang menunjukkan bias bearih. Area 2151 akan menjadi target penurunan jangka pendek sekaligus level support terdekat yang jika ditembus dapat menekan harga emas makin dalam menuju level support lanjutan di area 2140. Sementara di sisi atasnya, harga emas akan mendapatkan dorongan bullish-nya lagi jika mampu bergerak di atas level pivot harian untuk menguji level resistance di area 2175. Break ke atas area 2175 akan menopang harga emas melanjutkan kenaikan mengincar level resistance berikutnya di area 2188.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?