• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2017.66 | High: 2030.69
Close: 2014.87 | Low: 2024.09

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2023.22
R1: 2031.56 | S1: 2015.74
R2: 2039.04 | S2: 2007.40
R3: 2047.38 | S3: 1999.92
Daily Average: 15 poin

Harga emas dunia menguat pada hari Rabu seiring melemahnya indeks Dollar AS dan bursa saham global yang memberi kesempatan bagi aset safe haven untuk kembali bersinar. Logam mulia bahkan sempat menyentuh level harga tertingginya dalam seminggu terakhir meski kemudian sedikit terkoreksi turun di akhir sesi perdagangan. Perhatian pelaku pasar hari ini akan tertuju pada dirilisnya notulen rapat moneter FOMC yang dapat memberi gambaran detil tentang kebijakan bank sentral AS dari hasil rapat pada akhir Januari lalu. Proyeksi suku bunga yang lebih rendah untuk beberapa bulan ke depan masih akan menjadi isu utama yang dinantikan pelaku pasar dari notulen tersebut. Meski demikian, harapan akan adanya pemangkasan suku bunga sebelum semester pertama 2024 berakhir kini menurun drastis akibat data ekonomi beberapa pekan terakhir yang relatif solid.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2024/troy ons dan masih berada dalam bias bullish dengan area 2031 terlihat menjadi resistance terdekatnya untuk hari ini. Jika mampu bergerak stabil di atas area 2031, harga emas akan mendapat momentum bullish tambahan untuk melanjutkan kenaikan dan mengincar level resistance yang lebih tinggi di area 2039 atau bahkan hingga area 2047. Di sisi lain, harga emas pagi ini juga berpotensi melanjutkan koreksi turun dari akhir sesi sebelumnya ke area 2015 yang menjadi level support kunci. Pergerakan di bawah area 2015 akan menambah tekanan bearish pada harga emas dan dapat membawanya turun menuju level support yang lebih dalam di area 2007 atau bahkan hingga area psikologis 2000.
 

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?