Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2024.66 | High: 2037.36
Close: 2032.59 | Low: 2019.12
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2029.69
R1: 2040.26 | S1: 2022.02
R2: 2047.93 | S2: 2011.45
R3: 2058.50 | S3: 2003.78
Daily Average: 18 poin
Harga emas dunia ditutup menguat pada hari Senin seiring kembali meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong investor mencari perlindungan di aset safe haven. Amerika Serikat tengah mempertimbangkan respon terhadap serangan drone di timur laut Jordan yang dikabarkan menewaskan tiga personel militer dan melukai 34 lainnya. Serangan tersebut diduga dilakukan oleh grup militan dari Iran, dan pemerintah AS kini berada dalam tekanan untuk merespon tegas tanpa memicu perang yang lebih luas. Ketegangan geopolitik ini mendorong investor global untuk berlindung di aset safe haven seperti logam mulia sembari menunggu hasil rapat moneter FOMC yang akan diumumkan pada Rabu siang waktu setempat. Rapat tersebut diharapkan dapat memberi petunjuk tentang kapan bank sentral AS akan mulai memangkas suku bunga.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2033/troy ons dan berpotensi melanjutkan tren bearish berkat dorongan dari faktor fundamental yang disebutkan di atas. Area 2040 kini akan menjadi target kenaikan sekaligus level resistance terdekat yang jika ditembus dapat menopang harga emas melanjutkan tren bullish mengincar resistance yang lebih tinggi di area 2050 hingga area 2060. Skenario bullish ini akan gagal jika harga emas berbalik turun dan melewati level pivot harian 2030 yang dapat memicu aksi profit taking pasca rally. Jika skenario bearish ini terjadi, maka area 2020 akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat. Break ke bawah area 2020 dapat menekan harga emas makin dalam menuju level support di area 2010.
Bagikan Berita Ini