Nilai Rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah sikap wait and see pada pelaku pasar tentang suku bunga yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI) dan pidato dari Bank Sentral AS (The Fed). Rupiah melemah di angka Rp 15.620/US$. index dolar AS (DXY) turun tipis 0,02% menjadi 103,34. angka ini lebih rendah dibanding perdagangan kemarin.
Dikutip dari CNBC, pada hari ini BI mengeluarkan acuan suku bunga mengenai situasi ekonomi global terutama geopolitik di Laut Merah yang sedang terkait dengan inflasi. BI juga akan mempertahankan acuan suku bunga pada tingkat 6,00%. suku bunga Deposit Facility kini berada pada 5,25%, sementara suku bunga Lending Facility di posisi 6,75%.
BI kemungkinan besar akan menahan suku bunga guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah mengingat melambatnya laju inflasi di Indonesia. Pelaku pasar dan investor tengah menantikan petunjuk dari BI serta pidato pejabat The Fed terkait kebijakan suku bunga masa depan, terutama kapan BI akan memulai memangkas suku bunga. Selain itu, pidato The Fed mengenai kebijakan dapat ditemui dalam pertemuan Federal open Market committee (FOMC), yang menjadi pertemuan pertama pada tahun 2024 dengan inflasi yang sedang memanas.
Bagikan Berita Ini