• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2048.61 | High: 2070.47
Close: 2053.08 | Low: 2046.64

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2056.73
R1: 2066.82 | S1: 2042.99
R2: 2080.56 | S2: 2032.90
R3: 2090.65 | S3: 2019.16
Daily Average: 19 poin

Harga emas dunia menyentuh level tertingginya dalam lebih dari dua pekan terakhir pada hari Jumat meski kemudian terkoreksi turun di akhir sesi perdagangan pekan lalu. Data ekonomi yang dirilis pada hari Jumat melaporkan bahwa indeks harga konsumsi personal hanya naik sebesar 0,1% di bulan November, lebih kecil dari ekspektasi pasar di angka 0,2%. Hasil data tersebut menunjukkan bahwa laju inflasi di AS mulai melambat dan memperkuat opini bahwa Federal Reserve akan mulai memangkas suku bunga di kuartal pertama tahun depan. Prospek suku bunga yang lebih rendah akan membuat aset non-bunga seperti emas menjadi pilihan bagi investor, dan melemahnya indeks Dollar AS ikut membantu mendorong pembelian logam mulia dari pemegang mata uang non-Dollar.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga 2053/troy ons dan saat analisis ini ditulis telah mencoba menguat ke atas level pivot harian 2056 untuk melanjutkan tren bullish dari pekan lalu. Jika mampu bergerak stabil di atas area pivot, harga emas berpotensi menguat dan menguji level resistance di area 2067. Break ke atas area resistance tersebut akan menopang kenaikan lebih tinggi mengincar resistance kunci di area 2078. Tapi jika gagal mengatasi level pivot, harga emas akan melanjutkan koreksi turun dengan level support di area 2043 sebagai target berikutnya. Break ke bawah area 2043 akan mengubah bias pergerakan harga emas menjadi bearish dengan potensi penurunan lebih dalam menuju level support di area 2033.

 

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?