Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2031.89 | High: 2045.80
Close: 2045.57 | Low: 2031.38
Support-Resistance hari ini
Pivot: 2040.92
R1: 2050.45 | S1: 2036.03
R2: 2055.34 | S2: 2026.50
R3: 2064.87 | S3: 2021.61
Daily Average: 20 poin
Harga emas dunia menutup sesi perdagangan hari Kamis di dekat level tertingginya dalam sepekan terakhir ditopang oleh melemahnya indeks Dollar AS akibat hasil data ekonomi yang mengecewakan. Data yang kemarin dirilis melaporkan bahwa Produk Domestik Bruto AS hanya tumbuh sebesar 4,9% di akhir kuartal ketiga, lebih lambat dari ekspektasi pasar di angka 5,2%. Hasil data tersebut menunjukkan pelambatan pertumbuhan ekonomi yang makin memperkuat opini di pasar bahwa Federal Reserve akan mulai menerapkan kebijakan ekonomi longgar pada tahun depan. CME WatchTool kini memprediksi kemungkinan sebesar 86% akan adanya pemangkasan suku bunga oleh Fed di bulan Maret. Prospek suku bunga yang lebih rendah akan membuat aset non-bunga seperti emas menjadi semakin menarik di mata investor.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga 2048/troy ons, sedikit melompat lebih tinggi dari harga penutupan hari sebelumnya, yang menunjukkan dorongan bullish cukup kuat. Saat analisis ini ditulis, harga emas terlihat tengah mencoba menguji level resistance di area kunci 2050. Jika mampu menembus resistance tersebut, harga emas akan mendapat dorongan bullish lanjutan untuk mengincar resistance yang lebih tinggi di area 2060 atau bahkan hingga area 2070. Namun jika gagal mengatasi area kunci 2050, harga emas dapat mengalami aksi profit taking yang akan mengoreksinya turun ke level pivot harian di area 2040. Pergerakan di bawah area pivot akan menekan harga emas kembali ke zona netral di dekat area support lanjutan 2030.
Bagikan Berita Ini