• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2027.47 | High: 2046.78
Close: 2039.98 | Low: 2021.51

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2036.09
R1: 2050.67 | S1: 2025.40
R2: 2061.36 | S2: 2010.82
R3: 2075.94 | S3: 2000.14
Daily Average: 30 poin

Harga emas dunia menguat mendekati level tertingginya pekan lalu pada sesi perdagangan hari Selasa seiring berlanjutnya pelemahan indeks Dollar dan imbal hasil obligasi AS. Kedua aset milik Amerika Serikat tersebut telah berada dalam tren bearish sejak pernyataan bernada dovish yang dikeluarkan oleh Federal Reserve pasca rapat moneternya pada pekan lalu. Makin kuatnya opini di pasar bahwa Fed akan mulai memangkas suku bunga di akhir kuartal pertama 2024 membuat pelaku pasar kembali meminati aset non-bunga seperti logam mulia. Namun di sisi lain, harga emas masih belum mampu menembus level resistance kunci yang menahannya dari kenaikan lebih tinggi dari sejak pernyataan Fed. Data indeks kepercayaan diri konsumen AS yang dirilis malam nanti mungkin dapat menjadi penentu untuk arah pergerakan harga emas selanjutnya.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga 2040/troy ons dan masih berada dalam bias bullish meski sempat terkoreksi turun dari level tertingginya di akhir sesi perdagangan kemarin. Harga emas hari ini berpotensi menguji kembali level resistance kunci di area 2047 yang jika ditembus dapat menopangnya melanjutkan tren bullish mengincar resistance yang lebih tinggi hingga area 2060. Skenario bullish ini akan gagal jika harga emas berbalik turun dan melewati level pivot harian di area 2036 yang menjadi batas bawah untuk zona bullish. Pergerakan di bawah area pivot dapat membawa harga emas turun kembali ke zona netral untuk menguji indikator Moving Average 100 pada timeframe 4 jam yang menjadi level support kunci di area 2025.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?