• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2028.39 | High: 2033.81
Close: 2002.59 | Low: 1994.48

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2010.29
R1: 2026.11 | S1: 1986.78
R2: 2049.62 | S2: 1970.96
R3: 2065.44 | S3: 1947.45
Daily Average: 47 poin

Harga emas dunia melemah sebesar 1% lebih pada hari Jumat dan menutup sesi perdagangan di dekat level terendahnya dalam dua pekan. Data ekonomi yang dirilis pada hari Jumat menjadi faktor utama yang menekan harga emas dengan melaporkan hasil positif dari pasar tenaga kerja AS. Biro Statistik AS melaporkan adanya penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 199.000 orang yang sekaligus menurunkan tingkat pengangguran ke angka 3,7% dari 3,9% di bulan sebelumnya. Hasil dari data tersebut meredupkan spekulasi yang beredar di pasar bahwa Fed akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat karena kondisi ekonomi yang melambat. Pekan ini akan menjadi pekan yang tak kalah sibuk bagi pelaku pasar dengan adanya laporan data inflasi serta rapat moneter bank sentral AS.

Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga 2004/troy ons dan masih berpotensi melanjutkan penurunan akibat tekanan dari hasil data hari Jumat lalu. Area 1995 yang menjadi level terendahnya pekan lalu akan menjadi target penurunan sekaligus level support terdekat untuk hari ini. Break ke bawah area 1995 akan menambah tekanan bearish pada harga emas dan dapat membawanya turun lebih dalam menuju support lanjutan di area 1985. Di sisi lain, dibukanya harga emas di atas level psikologis 2000 dapat menarik aksi bargain hunting yang dapat menopang emas memantul naik. Area 2015 akan menjadi target kenaikan sekaligus level resistance terdekat yang jika ditembus dapat menopang harga emas naik lebih tinggi mengincar area 2025.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?