Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1947.60 | High: 1977.53
Close: 1974.16 | Low: 1945.05
Support-Resistance hari ini
Pivot: 1965.58
R1: 1986.11 | S1: 1953.63
R2: 1998.06 | S2: 1933.10
R3: 2018.59 | S3: 1921.15
Daily Average: 34 poin
Harga emas dunia melanjutkan tren bullish untuk hari ketiga beruntun dengan menguat sebesar 1% sepanjang sesi perdagangan hari Kamis. Logam mulia kini mendekati rekor harga tertingginya sejak bulan Juli lalu berkat tingginya permintaan untuk aset safe haven seiring berlanjutnya konflik bersenjata di Jalur Gaza. Sementara itu, pidato dari Ketua Fed Jerome Powell di New York kemarin gagal memberikan gambaran yang jelas tentang kebijakan bank sentral untuk bulan November. Powell menyampaikan bahwa kondisi ekonomi AS saat ini memang lebih kuat dari ekspektasi, namun juga menjelaskan perlunya berhati-hati dalam mengambil kebijakan di tengah situasi global yang cukup berisiko. Pernyataan tersebut dinilai condong ke arah yang dovish sehingga menambah dorongan bagi penguatan harga emas.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $1974/troy ons dan masih berpotensi melanjutkan tren bullish yang didukung oleh faktor fundamental. Secara teknikal, harga emas kini akan mencoba mengincar level resistance di area 1986 yang jika ditembus dapat membuka jalur untuk kenaikan lebih tinggi menuju level psikologis 2000. Namun di sisi lain, tingginya harga emas juga dapat menarik aksi profit taking sebelum akhir pekan yang dapat membawanya terkoreksi turun. Jika skenario ini terjadi, maka level pivot harian di area 1965 akan menjadi target terdekat. Area tersebut juga akan menjadi batas bawah zona bullish yang jika ditembus dapat memicu penurunan harga emas lebih dalam menuju level support kunci di area 1950.
Bagikan Berita Ini