Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 1873.85 | High: 1884.71
Close: 1868.61 | Low: 1867.70
Support-Resistance hari ini
Pivot: 1873.67
R1: 1879.65 | S1: 1862.64
R2: 1890.68 | S2: 1856.66
R3: 1896.66 | S3: 1845.63
Daily Average: 18 poin
Harga emas dunia sempat menguat ke level tertingginya dalam dua pekan pada hari Kamis sebelum kemudian berbalik melemah dan menutup sesi perdagangan di level terendah harian. Logam mulia awalnya mendapat dorongan dari permintaan aset safe haven di tengah kecemasan investor global terhadap kondisi geopolitik di Timur Tengah. Tapi kemudian, data ekonomi yang dirilis dari Amerika Serikat melaporkan bahwa laju inflasi sepanjang bulan September berada di angka yang lebih tinggi dari ekspektasi. Hasil data tersebut memperkuat kembali argumen bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih lanjut pada rapat moneternya di awal bulan depan. Prospek akan adanya suku bunga yang makin tinggi inilah yang meredupkan daya tarik aset-aset non-bunga seperti logam mulia di pasar.
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $1869/troy ons dan saat analisis ini ditulis tampak mencoba memantul naik dari menjauhi level terendahnya kemarin. Jika mampu mengatasi level pivot harian 1874, harga emas akan mendapat dorongan untuk mengincar kembali area 1884 yang merupakan level tertingginya kemarin. Namun jika gagal mengatasi level pivot harian, harga emas akan berbalik melemah dan melanjutkan penurunan menguji level support di area 1863. Pergerakan di bawah area 1863 akan menambah tekanan terhadap harga emas dan dapat membawanya turun lebih dalam menuju level support lanjutan di area 1857.
Jadwal rilis data ekonomi hari ini:
21:0 WIB: US Prelim UoM Consumer Sentiment
Previous: 68.1 | Forecast: 67.2
Bagikan Berita Ini