Pasar pada perdagangan Selasa (19/9/23) terpantau lesu, karena investor cenderung wait and see menanti keptusan suku bunga acuan dari beberapa bank sentral.
Dikutip dari Investing.com, adapun bank sentral utama yang akan mengumumkan kebijakan suku bunga pada pekan ini yakni mulai dari bank sentral China (People's Bank of China/PBoC), kemudian bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed), bank sentral Inggris (Bank of England/BoE), dan bank sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ).Tak hanya itu saja, Bank Indonesia (BI) juga akan mengumumkan kebijakan suku bunga acuannya pada pekan ini, tepatnya pada Kamis mendatang.
FOMC pada rabu malam diharapkan Federal Reserve ( The Fed ) akan tetap mempertahankan suku bunga minggu ini. Dengan inflasi yang lebih tinggi akan menghasilkan pandangan yang hawkish.
Kenaikan suku bunga ini memberikan peluang investasi pada asset yang tidak memberikan imbal hasil, sehingga memberikan prospek yang lemah untuk pasar logam.
Selain FOMC di minggu ini, meningkatnya kekhawatiran atas shutdown pemerintah AS mendorong permintaan safe haven.
Bagikan Berita Ini