Harga emas di pasar spot pada perdagangan Senin (4/9/2023) ditutup di posisi US$ 1938,19 WIB per troy ons atau melemah 0,03%. Ditutup tidak jauh dari open market posisi US$ 1.939,14 per troy ons. Hal ini sesuai dengan analisa rilis data yang sepi pada senin kemarin, market cenderung bergerak tipis.
Pada perdagangan Selasa (5/9/2023) puku 06: 20 WIB, harga emas melandai 0,03% ke posisi US$ 1937,59. Emas cenderung melemah hari ini. Sampai berita ini ditulis emas masi bergerak di posisi US$ 1937,94.
Bank sentral AS The Fed ( The Federal Reserve) terlihat menahan suku bunga pada bulan ini, tetapi pemangkasan diperkirakanpun masih lama. Hal ini memberikan efek harga emas melemah pelan karena pelaku pasar meyakini jika pemangkasan suku bunga masih jauh.
"Faktor penggerak emas yang sangat penting adalah shifting ekspektasi yakni kapan The Fed akhirnya memangkas suku bunga dan kemudian berapa besar pemangkasannya," tutur analis dari OANDA, Craig Erlam, dikutip dari Reuters. ( Source : CNBC)
Dikutip dari CNBC, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun naik ke 4,173% dari 4,09% pada akhir pekan lalu. Imbal hasil naik karena pasar melihat The Fed masih akan hawkish ke depan.
Emas tidak menawarkan imbal hasil sehingga kenaikan imbal hasil merugikan emas
Bagikan Berita Ini