Emas Bertahan di Atas Pivot, Peluang Uji Resistance $5.248 Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangan Selasa setelah sempat bergerak volatil sepanjang sesi. Logam mulia mencatatkan level tertinggi di $5.238,39 per troy ons sebelum akhirnya menutup perdagangan di $5.192,60, lebih tinggi dibanding harga pembukaan di $5.147,68. Pada perdagangan hari ini, pergerakan emas diperkirakan masih cenderung bullish selama mampu bertahan di atas level pivot $5.182,92. Jika momentum beli berlanjut, harga berpotensi menguji resistance terdekat di $5.248, dengan peluang kenaikan lanjutan menuju $5.303 hingga $5.368. Namun di sisi lain, jika harga turun di bawah pivot, emas berpotensi mengalami koreksi menuju area support $5.127. Penurunan lebih lanjut dapat membawa harga menguji $5.062 hingga $5.006 sebagai area support berikutnya. Rata-rata pergerakan harian emas saat ini berada di kisaran 151 poin, yang menunjukkan potensi volatilitas pasar masih cukup tinggi pada perdagangan hari ini.
Harga emas dunia bergerak terbatas pada perdagangan Selasa dan gagal menutup sesi di atas harga pembukaan meskipun sempat mendapat dukungan dari pelemahan indeks dolar AS. Kenaikan logam mulia masih tertahan di bawah level $5.200 per troy ons di tengah meningkatnya permintaan aset safe haven akibat ketegangan geopolitik global. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebutkan bahwa konflik dengan Iran masih berpotensi berlanjut turut menjaga minat investor terhadap emas. Namun, pelaku pasar masih bersikap hati-hati menjelang rilis data inflasi konsumen Amerika Serikat yang dapat memberikan petunjuk arah kebijakan moneter Federal Reserve pada pertemuan pekan depan. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di sekitar $5.190 per troy ons dan masih mempertahankan kecenderungan bullish selama bertahan di atas level pivot harian. Resistance terdekat berada di area $5.215, sementara support penting berada di sekitar $5.160.
Harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin setelah gagal menembus level psikologis $5.200 per troy ons. Berdasarkan data perdagangan sebelumnya, emas dibuka di $5.183,61, sempat menyentuh level tertinggi di $5.197,68, sebelum akhirnya ditutup turun di $5.136,62 dengan level terendah di $5.014,71. Pada perdagangan hari ini, pergerakan emas diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh area teknikal penting dengan pivot di $5.116,34. Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut, emas berpotensi menguat menguji resistance $5.217,96 hingga $5.299,31. Namun apabila harga bergerak turun di bawah pivot, tekanan jual berpeluang membawa emas melemah menuju support $5.034,99 hingga $4.933,37. Rata-rata pergerakan harian emas saat ini berada di kisaran 184 poin, menunjukkan volatilitas pasar yang masih cukup tinggi.
Harga emas dunia gagal menembus level psikologis $5.200 per troy ons pada perdagangan Senin dan akhirnya ditutup melemah di bawah harga pembukaan. Meski demikian, logam mulia masih mampu bertahan di atas $5.000 karena permintaan aset safe haven tetap tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik global, termasuk konflik antara AS, Israel, dan Iran. Pelaku pasar juga menantikan rilis data ekonomi penting dari AS pekan ini, terutama laporan inflasi, yang berpotensi mempengaruhi arah pergerakan emas. Pada sesi perdagangan pagi ini, emas dibuka di sekitar $5.147 per troy ons dan masih bergerak di atas level pivot harian. Resistance terdekat berada di area $5.175, dengan potensi kenaikan menuju $5.200 hingga $5.225 jika level tersebut berhasil ditembus. Sementara itu, support berada di area $5.125; penurunan di bawah level ini dapat mendorong harga turun ke $5.100 hingga $5.075.
Harga emas dunia menguat pada akhir pekan lalu setelah mendapat dukungan dari pelemahan indeks dolar AS menyusul rilis data tenaga kerja Amerika Serikat yang kurang memuaskan. Laporan tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja kehilangan sekitar 92.000 pekerja pada Februari, sementara tingkat pengangguran meningkat menjadi 4,4%. Kondisi ini memicu spekulasi bahwa bank sentral AS berpotensi mempertimbangkan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat, sehingga mendorong minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai. Pada awal perdagangan Senin pagi, harga emas dibuka di sekitar level 5084 dan bergerak menguat hingga mendekati area resistance. Secara teknikal, level pivot hari ini berada di 5130. Selama harga bertahan di atas area tersebut, emas berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance 5197 hingga 5241. Namun, apabila harga kembali turun di bawah 5130, maka emas berisiko terkoreksi ke area support 5085 hingga 5018. Dengan rata-rata pergerakan harian sekitar 162 poin, volatilitas harga emas diperkirakan masih akan cukup tinggi dalam sesi perdagangan hari ini.
Harga emas dunia menguat pada penutupan perdagangan Jumat akibat melemahnya indeks Dollar AS setelah data ekonomi AS menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Data tersebut melaporkan pasar tenaga kerja kehilangan 92.000 pekerja pada Februari dan tingkat pengangguran naik menjadi 4,4%, sehingga memunculkan harapan adanya pemangkasan suku bunga AS dalam waktu dekat menjelang rapat FOMC pekan depan. Meski demikian, emas tetap mencatat penurunan mingguan pertama dalam lima minggu terakhir. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di sekitar $5183 per troy ons namun mengalami koreksi untuk menutup gap akhir pekan. Support terdekat berada di area 5155, dan jika tembus dapat mendorong harga turun ke 5130 hingga 5105. Sementara itu, resistance utama berada di level 5200; jika berhasil ditembus dan bertahan di atasnya, harga berpotensi naik menuju 5225 hingga 5250.
Harga emas masih bergerak dalam rentang terbatas pada perdagangan Kamis pagi. Pada sesi sebelumnya, emas dibuka di level $5.097,73 per troy ons, sempat menyentuh level tertinggi di $5.205,89 dan terendah di $5.084,22, sebelum akhirnya ditutup di $5.141,06. Secara teknikal, level pivot hari ini berada di area $5.143,72. Selama harga bergerak di atas level tersebut, emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area resistance di $5.203 hingga $5.265. Namun jika harga bergerak di bawah pivot, tekanan jual berpotensi membawa emas turun menguji support di area $5.081 hingga $5.022. Dengan rata-rata pergerakan harian sekitar 162 poin, pelaku pasar masih mencermati perkembangan sentimen global dan data ekonomi yang berpotensi mempengaruhi arah pergerakan emas selanjutnya.
Harga emas dunia menguat pada Rabu didukung permintaan safe haven di tengah konflik militer di Timur Tengah. Namun penguatan masih terbatas akibat indeks Dollar AS yang naik setelah data ekonomi menunjukkan penambahan 63.000 pekerja sektor swasta dan peningkatan aktivitas jasa. Pasar kini menanti rilis klaim pengangguran serta data Non-Farm Payrolls pada Jumat. Secara teknikal, emas dibuka di sekitar $5.146 per troy ons dengan bias bullish di atas pivot harian. Target terdekat berada di 5.175, dengan potensi lanjut ke 5.200–5.225 jika tembus. Sebaliknya, jika turun di bawah pivot, harga berisiko melemah ke 5.125, lalu 5.100 hingga 5.075.
Rabu, 4 Maret 2026 – 07:00 WIB Harga emas dunia mengalami tekanan tajam pada perdagangan sebelumnya setelah ditutup melemah signifikan di level 5088.14, turun jauh dari pembukaan di 5324.44. Bahkan, emas sempat menyentuh level terendah harian di 4996.03 sebelum akhirnya rebound tipis menjelang penutupan. Dengan rentang pergerakan mencapai 228 poin, volatilitas pasar terbilang tinggi. Untuk perdagangan hari ini, level pivot berada di 5154.62 yang menjadi kunci arah pergerakan selanjutnya. Jika harga mampu bertahan dan menembus area tersebut, potensi kenaikan dapat mengarah ke resistance 5313.20 hingga 5538.27. Sebaliknya, jika tekanan jual kembali mendominasi dan harga bergerak di bawah 4929.55, emas berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support 4770.97 bahkan 4545.90.
Harga emas dunia anjlok lebih dari 4% pada perdagangan Selasa dan sempat menyentuh level terendah dalam sepekan. Penurunan ini dipicu aksi profit taking di tengah penguatan signifikan Indeks Dolar AS yang mencapai level tertinggi sejak akhir November. Pelaku pasar melepas aset safe haven untuk beralih ke Dollar AS di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya konflik antara AS, Israel, dan Iran. Pada perdagangan pagi ini, emas dibuka di kisaran $5.097 per troy ons dan mencoba rebound setelah sempat turun di bawah level psikologis $5.000. Level pivot di $5.154 menjadi target kenaikan terdekat. Jika mampu menembus area tersebut, harga berpotensi menguat menuju $5.175 hingga $5.200. Namun, jika turun di bawah support $5.075, tekanan bearish bisa berlanjut dengan target pelemahan ke area $5.050 hingga $5.025. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada rilis data tenaga kerja AS, terutama laporan Non-Farm Payrolls yang dijadwalkan pada hari Jumat.