• company.vifxjogja@gmail.com
  • (0274) 2924181
News Photo

Gold Analysis Report

Data pergerakan harga hari sebelumnya
Open: 2192.58 | High: 2236.30
Close: 2233.09 | Low: 2187.45

Support-Resistance hari ini
Pivot: 2218.95
R1: 2250.44 | S1: 2201.59
R2: 2267.80 | S2: 2170.10
R3: 2299.29 | S3: 2152.74
Daily Average: 30 poin

Harga emas dunia menguat sebesar 1,8% sepanjang hari Kamis untuk menutup sesi perdagangan terakhir sebelum libur Paskah di dekat rekor tertinggi barunya dalam sejarah. Prospek akan adanya pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve di tahun ini masih menjadi katalis utama yang mendorong investor untuk membeli aset non-bunga seperti logam mulia. Survey dari CME Fed Watch Tool bahkan menunjukkan bahwa 70% pelaku pasar meyakini Fed akan memulai pemangkasan di bulan Juni meski data-data inflasi belakangan ini masih terbaca cukup tinggi. Sementara itu, berita dari pasar fisik melaporkan bahwa impor emas oleh India yang merupakan konsumen emas terbesar kedua di dunia mengalami penurunan 90% akibat harga yang terlalu tinggi. Memasuki bulan April ini, pelaku pasar akan bersiap memantau data-data ekonomi penting sebagai gambaran arah kebijakan Fed dalam waktu dekat.
 
Emas membuka sesi perdagangan pagi ini di kisaran harga $2244/troy ons dan masih berpotensi melanjutkan tren bullish untuk menguji level resistance di area 2250. Jika mampu bergerak stabil di atas area 2250, maka harga emas akan mendapat dorongan untuk menguat lebih tinggi mengincar level resistance berikutnya di area 2260 hingga area 2270. Di sisi lain, tingginya harga emas saat ini juga berpotensi memicu aksi profit taking yang akan mengoreksinya turun menguji level support terdekat di area 2230. Break ke bawah area 2230 dapat menambah tekanan pada harga emas dan membawanya turun menguji level support kunci di area 2220.

Bagikan Berita Ini

Komentar

Apakah Anda ingin mendapatkan layanan berkualitas kami untuk Investasi?