Harga emas dunia membuka pekan ini dengan bias bullish setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat di level $4616.68/troy ons. Harga berhasil mencapai level tertinggi $4631.99, menandakan minat beli masih cukup kuat. ???? Resistance: $4662.90 – $4709.12 – $4786.25 ???? Support: $4539.55 – $4462.42 – $4416.20 ???? Pivot: $4585.77 Selama harga mampu bertahan di atas pivot $4585.77, peluang penguatan menuju area $4662.90 masih terbuka. Sebaliknya, penembusan di bawah pivot dapat memicu koreksi menuju support $4539.55. Pergerakan rata-rata harian: 121 poin.
Harga emas terkoreksi akibat aksi profit-taking setelah rally, namun tetap stabil di atas $4.500 per troy ons. Hari ini, break di bawah $4.500 berpotensi membuka jalan menuju $4.480–$4.460. Sebaliknya, jika menembus $4.540, emas berpeluang lanjut menguat ke $4.560 hingga $4.580.
Harga emas bergerak volatile setelah sempat menyentuh $4.540 sebelum ditutup di $4.519. Hari ini, tekanan bearish berpotensi berlanjut jika harga turun di bawah pivot $4.503 dengan target support $4.466. Sebaliknya, penguatan di atas $4.503 membuka peluang menuju resistance $4.556.
Harga emas dunia melonjak 4% dan menembus level psikologis $4.500 per troy ons, didukung penurunan imbal hasil obligasi AS dan pelemahan dolar. Sentimen bullish semakin kuat setelah probabilitas kenaikan suku bunga The Fed turun menjadi 56%. Pagi ini emas dibuka di sekitar $4.523. Jika mampu bertahan di atas $4.500, harga berpeluang menguji $4.550, lalu $4.575 hingga $4.600. Sebaliknya, koreksi di bawah $4.500 dapat membuka ruang penurunan menuju $4.475–$4.450.
Harga emas melanjutkan penguatan tajam dengan ditutup di $4.522,78, setelah sempat menyentuh $4.524,10. Posisi harga yang berada di atas pivot $4.457,13 menunjukkan bias bullish masih kuat. Jika momentum berlanjut, emas berpeluang menguji R1 $4.589,75, kemudian R2 $4.656,72. Namun, koreksi di bawah pivot dapat membuka ruang menuju support $4.390,16.
Harga emas kembali menguat ke atas $4.400 per troy ons seiring melemahnya Dolar AS dan meningkatnya ekspektasi suku bunga lebih rendah. Pasar kini menantikan notulen FOMC untuk melihat arah kebijakan The Fed ke depan. Secara teknikal, emas masih bullish di atas pivot $4.404, dengan resistance $4.432, $4.447, hingga $4.462. Jika turun menembus pivot, harga berpotensi terkoreksi menuju $4.389–$4.374.
Harga emas ditutup di $4.334 setelah terkoreksi tajam dari level tertinggi $4.436. Secara teknikal, emas masih berada di bawah pivot $4.366, sehingga bias hari ini cenderung bearish. Support terdekat berada di $4.297, dengan potensi menuju $4.259 jika tekanan jual berlanjut. Sementara itu, resistance berada di $4.404 dan $4.473.
Harga emas terkoreksi setelah sempat menyentuh level tertinggi dua bulan, tertekan kenaikan imbal hasil obligasi AS. Meski begitu, pelemahan masih terbatas oleh melambatnya inflasi produsen dan meningkatnya klaim pengangguran AS. Hari ini, data penjualan ritel AS menjadi perhatian utama yang berpotensi menentukan arah emas. Secara teknikal, emas masih dalam bias bearish selama bergerak di bawah $4.373.
Harga emas terkoreksi pada perdagangan sebelumnya setelah sempat menyentuh $4.449,66, lalu ditutup di $4.350,91. Tekanan jual masih terlihat setelah harga bergerak di bawah level pivot $4.381,48. Hari ini, $4.313,29 menjadi support terdekat. Jika ditembus, emas berpotensi melanjutkan penurunan menuju $4.275,68. Sementara itu, penguatan di atas pivot dapat membuka peluang menuju resistance $4.419,09 hingga $4.487,28.
Harga emas kembali menguat dan ditutup di dekat level tertinggi dalam dua bulan setelah data inflasi AS menunjukkan perlambatan. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi pasar terhadap potensi pemangkasan suku bunga The Fed, sehingga mendorong permintaan emas sebagai aset nonbunga. Emas pagi ini berada di sekitar $4.409/oz dan masih bergerak di atas MA100. Jika mampu menembus $4.425, harga berpeluang melanjutkan kenaikan menuju $4.441–$4.457. Sementara itu, $4.387 menjadi support kunci. Jika ditembus, emas berpotensi terkoreksi menuju $4.366–$4.345.